Powered By Blogger

Senin, 17 Juni 2013

MAKALAH CINTA

Cinta sempurna adalah cinta saling melengkapi. Tak pernah menyakiti dan mengingkari dirinya sendiri. Sebab ia tulus dan ikhlas ketika memberi dan menjalani semua penderitaan dengan segala pengorbananya. Demi sebuah kebahagiaan.

Cinta bukan apa-apa bagi yang tidak pernah merasakan. Sebab ia hanya sebuah kata. Mudah di ucap. Namun tidak mudah untuk di jelaskan.
Cinta adalah asal mula. Menjadi awal dari segala rasa ketika jiwa ingin menyatu dengan takdirnya. Kembali pada asal mula berasal. Dan abadi di tempatnya.
Cinta adalah pencarian. Karena dia adalah sebuah proses pencarian diri di dalam cinta. Untuk menemukan cinta di dalam dirinya.
Cinta adalah ujian. Kesetian menanti hadirnya selalu di harapkan. Hingga kelulusan itu terpenuhi dengan ketulusan hati.
Cinta adalah akhir. Tujuan terakhir yang mengakhiri segala bentuk. Kemudian menyatu. Dan berakhir di dalam cinta itu sendiri.
Cinta adalah suci. Kesucian yang tak tertandingi. Kesucian yang tak tak ternodai. Sebab ia murni. Lahir dari kedalaman hati.
Cinta adalah noda. Begitu kotor penuh lumpur yang menodai jiwa. Hingga tak mampu di basuh. Walau dengan lautan air mata.
Cinta adalah rasa. Tak pernah berwujud. Namun hadirnya terasa menyentuh. Walau tanpa bumbu, ia akan terasa nikmatnya.
Cinta adalah sebuah kerendahan. Sebab dengan cinta. Akan hancur semua kesombongan. Hingga menjadi rendah, serendah hatinya.
Cinta adalah gila. Siapapun yang menyentuhnya akan menjadi gila. Melupakan apa saja. Bahkan meninggalkan segalanya.
Cinta adalah bahagia. Lebih bahagia dari apa saja. Mampu membuatnya tertawa. Karena kebahagian itu tak terukur dengan sifat benda di dunia.
Cinta adalah duka. Bila berpisah merindukanya. Bila bertemu akan merasa ketakutan. Takut berpisah, terlebih kehilangan.
Cinta adalah duka yang bahagia. Dengan tawanya ia berduka. Dengan duka ia akan menyatu. Dalam tawa dan merasa bahagia untuk selanjutnya.
Cinta adalah derita. Karena dia akan membawa dirinya dalam penderitaan. Dalam rindu. Dalam segala hal yang membelenggu setiap gerak dan desah nafas.
Cinta adalah jerat yang mengikat. Begitu kuat. Hingga siapapun tak mampu berlari. Bahkan tak mampu berpaling sedikitpun darinya.
Cinta adalah benang-benang emas berduri. Begitu indah menali. Namun penuh duri. Dan akan terasa pedih ketika tertusuk olehnya.
Cinta adalah luka. Luka yang menganga. Luka yang mengalirkan air mata. Hingga tak ada yang mampu menyembuhkanya. Selain dengan belaian cinta itu sendiri.
Cinta datang dengan tiba-tiba. Dan menghancurkan jiwa begitu saja. Saat itulah cinta memaksa jiwa untuk merasakan sakit dan pahitnya.
Cinta datang tak mengenal alasan. Sebab ia datang tak di undang. Tak di harap. Namun pasti menghampiri setiap hati.
Cinta datang serupa air. Mengalir jernih. Menjadi sumber setiap kehidupan. Seteguk darinya adalah obat bagi dahaga.
Cinta datang serupa surya. Terang benderang. Menerangi hari. Bahkan mampu membuat silau bagi siapapun yang memandang.
Cita datang serupa hujan. Bergemericik dalam satu nama dengan jumplah tak terkira. Membuatmu basah. Senang dan sedih karenanya.
Cinta datang serupa angin. Begitu halus menghembus. Pelan berjalan. Namun pasti memasuki setiap hati tanpa terkecuali.
Cinta datang serupa api. Ia membakar. Memanaskan. Kadang juga menghanguskan siapapun yang bermain di dalamnya.
Cinta datang serupa bumi. Kadang begitu lembek. Lentur. Kadang mengeras. Dan setiap saat bisa saja pecah dan mengelupas.
Cinta datang serupa batu. Begitu padat dan berat. Menyesakan paru ketika hempaskan setiap desah nafas.
Cinta datang serupa jarum yang menghujam. Menusuk kejam. Tanpa ampun merajam. Hingga jiwa-jiwa itu menjadi gila.
Cinta datang serupa pisau belati. Menyayat-nyayat jiwa. Mengiris-irisnya dengan tipis. Terasa begitu liris. Hingga membuat siapapun menangis.
Cinta datang serupa pedang. Tajam. Membelah jiwa dan mencacah-cacahnya. Menjadi kepingan tak berserat. Hingga begitu nikmat ketika di lumat.
Cinta datang mengetuk hati. Dengan tulus. Kadang meyakinkan. Kadang menyakitkan. Kadang juga membahagiakan.
Cinta akan selalu mengabdi. Cinta sejati tidak akan mudah berpindah. Sebab ia abadi menghuni hati dengan kesucian dan ketulusanya.
Cinta akan selalu berkorban. Demi kebahagiaan. Demi keabadian. Karena dia akan mengabdi pada satu hati sampai mati. Dan kemudian nanti.
Cinta begitu indah. Penuh warna-warna mempesona. Menghias setiap jiwa. Hingga tampak indah berseri hidup di dalamnya.
Cinta begitu mengharukan. Memilukan. Siapapun pasti terharu dan menangis karenanya. Hingga habislah air mata.
Cinta begitu kejam. Jahat. Menyakiti siapapun. Tanpa belas kasihan. Sebab cinta bukan sebuah iba yang luruh karenanya.
Cinta. Begitu ia ingin menghampiri. Dengan tenang ia-pun datang. Diam mengendap-endap. Kemudian mengendap. Menjelma jadi apapun. Membentuk dirinya dalam segala wujud. Menyatu dengan alam. Menyatu dengan sifat. Begitu melekat. Erat. Laksana lelehan aspal memenuhi jalan. Setiap jalan. Setiap jengkal. Setiap lekuk. Setiap kehidupan. Sedang takdir insan adalah berani mengatur langkah untuk melaluinya. Agar tidak terjebak dan mati sia karena cinta. Sebab cita sejati adalah cinta abadi yang berasal dari pemilik cinta itu sendiri.
***
Cinta. Kadang begitu rumit dan membingungkan. Ruwet kayak benang di uwel-uwel. Tampilanya begitu sederhana. Namun sulit di terjemahkan dengan logika. Dan jika benar cinta itu memang rumit. Maka, cintailah ia dengan cara sederhana.

gelisah

Malam tak bisa jadi kawan ketika rintik hujan menginjak bumi tanpa kaki. Meski bunyi-bunyi liar berhamburan, menancapkan hujan tanya getarkan jiwa, biar terpendam, terpasung dalam gemuruh langit yang menjerit. Meneriakan kelam gelisahku–diantara remang rembulan tertutup awan. Dijilat kilat-lidah api yang membakar, kemudian redup dan padam seiring bergulirnya waktu yang tak pernah menunggu.
Meski lukaluka datang melintang, membentang rintang–jalan bergantian mengisi detik yang mematik. Namun, mata anak-anak panah senantiasa kubidikan terarah, terasah disetiap desah nafas yang terhempas, menghisap lekuk kehidupan yang tertakhluk oleh kenyataan dipelataran dada, dan siap meluap jadi bait-bait senderhana mengalir diantara syairnya, membentuk diri jadi sebuah puisi walau tak jadi.
Mungkin, harus kuseka gelap malam ini dan menidurkan resah diantara fajar yang mekar. Walau degup jantung tak berhenti, biarlah berdenyut sebagai pertanda; masih ada kehidupan disini, di tempat ini, tempat bersekutunya arang dan parang dalam persenggamaan, dunia tak berjarak, tanpa sekat bergerak menelusup dimensi jiwa–yang mungkin suatu kali nanti tersesat dan berkhianat.
 

RENUNGAN.....

Ya Allah,
Bila mmg ini mauMu,
Aku kan tetap ikhlas menjalaninya
Seperti yg sudah2..
Aku tetap yakin ini kasih sayangMu pdku,
Juga padanya..
Mungkin ini tuk meng
Semua hy karenaMu,,
Kuyakin Engkau kan berikan pelangi yg indah itu lagi..

Namun Ya Allah,
Bila Engkau ijinkan..
Kumohon...
Berilah mujizatMu..
Pada mereka yg Kau tuju
Untuk aku lakukan perintahMu..
Agar mereka pun bisa merasakan bahagia itu..
Bilapun ini takdirMu,
Aku akan bahagia buat mereka..

Ya Allah,
Hanya Engkau Penguasa Alam Semesta..
Hanya Engkau yg tahu isi hati ku, hati nya, dan hati mereka..
Ampunilah dosa kami, ya Allah..
Berilah kami keteguhan iman

Ya Allah,
Tak ada yg tak mungkin terjadi didunia ini
Akupun telah merasakan semua nikmatMu
Dan aku percaya,
Engkau masih menyayangiku, menyayangi imamku, buah hati kami, dan juga mereka..
Ijinkan kami tetap berbaik sangka padaMu
Atas apapun ujianMu
Kuserahkan hidup matiku hy padaMu.., ya Allah..

uji cinta kami ini..sekali lagi..

AWAN PUTIH

Mungkin disinilah tempatku,
Tempat dimana.....

Kuterpaku kala kupandangi langit jauh disana,
Begitu banyak kisah yang tertuang disana,
Tertulis rapi dan tak ada yang mampu tuk mengetahuinya,
Terkadang pun ingin kuulangi semua kisah yang telah tertulis,
Namun itu sungguh tak mungkin terjadi,,,

Hingga kuberanikan diri tuk melangkah,
Melihat dunia yang tak pernah aku sentuh,
Dan lagi-lagi aku terpaku,
Resah itu begitu besarnya hingga aku tak kuasa lagi melangkah,
Aku hanya mampu berdiri disini, menatapnya disini,
Hanya disini,,,

Ingin aku melayang, menari di angkasa yang jauh disana,
Melepaskan beban ini dan menikmatinya bersama awan putih,
Bergelayut diantara awan yang tersentuh angin lembut,
Bermain dan tertawa mengibaskan awan yang bersahabat,
Begitu damai terasa hati ini berada diantara awan putih,
Hilang sudah semua resah dan beban ini,,,,

Namun aku harus kembali,
Kembali ditempatku ini,
Melihat awan putih yang lambaikan tangan padaku,
Aku ingin kembali kesitu, bisikku getir,
Aku damai disitu,,,,
na aku bisa terpaku, melangkah dan melayang,,,

BEGINIKAH CARAMU PADAKU

Cukup
Jujur, terasa sakit..
Mungkin inilah hukuman untukku
Tapi jujur, kurasa sakit sekali..
Mengapa tidak langsung kau katakan saja apa maumu

Bergulat dengan pikiranku sendiri
Menebak asa yang begitu tebal terselubung
Kata dan sapa manis tak berbalas
Hanya kata yang mungkin hanya sekedar jawaban
Aku hanya terdiam dan menelan asaku

Mungkin, mungkin ini yang kau maksud kecewamu
Namun, taukah kau, sakit aku rasakan
Sapa manis yang selalu kau harap, tak berbalas selayaknya
Menelan keluku yang terasa pahit
Lagi-lagi kuhanya mampu terdiam

Apa, apa salahku...
Kau bilang aku tak salah
Namun sikapmu buatku terasa sakit sekali
Andai memang sapaku tak lagi buatmu nyaman,
Aku akan diam...menahan semua rinduku

Aku hanya mampu memeluk asaku
Menghibur rasa rindu yang tak tertahan
Kurasa semua langkahku salah dimatamu
Aku bingung,,,tak tau lagi harus berbuat apa
Lagi-lagi hanya rindu yang kutahan..

Inikah caramu untuk buka mata hatiku??
Tak cukupkah semua penjelasanku??
Tak cukupkah semua pikirku untukmu??
Kau tenggelamkan waktumu untukmu
Seakan aku memang tak lagi untuk yang kau agungkan..
sudah kau buat aku hanya mampu terdiam.

Antara Pengabdian dan Keikhlasan








Sungguh para wanita,

Ridho suamimu adalah kunci surga dunia bagi dirimu dan surga akherat untuk kau dan keluargamu.
Maka hargailah dia, lebih dari dirimu sendiri.
Dahulukan pertimbangan mereka diatas ego dan kemauanmu.
Rendahkan suaramu, walaupun mungkin dalam amarahnya yang sempat memuncak.
Tak apalah jika mengalahmu bisa menjadi sedikit balasan bagi kelegaan hati mereka.
Allah akan tersenyum kepadamu,
Allah akan ridho kepadamu, surgapun akan merindukanmu atas semua kebesaran hati dan keluasan jiwamu.
Maka jangan kau teruskan kemanjaanmu dengan tetap terus menuntut tentang apa yang mereka bisa bagikan dengan lebih untuk dirimu, namun tanyakan kepada batinmu sendiri, sudah sejauh mana kau telah menjadi berkah dalam kehidupannya, suamimu sendiri.

Bukankah sedari awal kau telah jatuhkan pilihanmu untuk menerima pinangannya?
Andaipun ada hal yang buatmu merasa kesedihanmu tak berujung, ingatlah...
Ini bukan karena dia telah melupakan rasa sayangnya untukmu.
Tapi ini adalah ujianNya karena Dia lebih tahu cara menyayangimu.
Karena dia adalah milikNya yang dipilihkan untukMu.
Dan itu yang terbaik untukmu dan kehidupanmu.

Percayalah....
Jangan lelah sebutlah namanya disetiap do'a dan harapan terbaikmu.
Insya Allah,,,,Allah lah yang akan membuka mata hatinya untuk memahamimu,,,,bahwa engkaulah bidadari yang terbaik untuknya....^_^


Dan engkau para imam,

Bila disaat ini keadaanmu melemah, entah karena sakitmu atau karena bangkrutnya usaha yang selama ini kau bangun, janganlah kegalauanmu kau lampiaskan pada istrimu, bidadarimu.
Karena dia pilihan jiwamu, pakaianmu, yang harusnya tetap kau hargai dan sayangi.

Tahukah engkau wahai lelaki,
Bilakah engkau telah mengenal betul siapa dan bagaimana istrimu, mengapa saat ini tak kau coba untuk intropeksi dirimu sendiri?
Semua yang saat ini terjadi padamu, entah itu kebahagiaanmu ataupun kesedihan ataupun kegagalanmu, bukan karena semata istrimu yang pantas engkau puja-puja ataupun engkau salahkan...
Semua perjalanan hidup kita telah menjadi takdirNya.
Semua untuk mendewasakan cara berfikir kita, menguatkan iman kita.

Bilapun saat ini engkau sedang bahagia, tetaplah hargai dan sayangilah istrimu.
Bagaimanapun dia selalu ada disisimu, menjaga namamu, menjaga dirinya, mengurus semua yang engkau butuhkan di istanamu.
Bilapun saat ini engkau sedang merasa gagal, peluklah istrimu, karena kesedihan dan airmatamu adalah juga kesedihannya.
Karena diapun selalu berharap kehadirannya selalu buatmu bahagia dan bisa mengurangi beban hatimu.
Bilapun dia ingin membantumu dalam hal finansial, ridhailah,,,
Bukan karena dia tak menghargaimu, namun karena cinta & pengabdiannya padamu dan keinginannya meringankan bebanmu saat ini.
Dan tak akan pernah kau sadari, di setiap do'anya, pastilah do'a dan harap kebaikan selalu diberikanNya padamu...

FATAMORGANA

Jangan tertarik kepada seseorang karena parasnya, sebab keelokan paras dapat menyesatkan. Jangan pula tertarik kepada kekayaannya, karena kekayaan dapat musnah. Tertariklah kepada seseorang yang dapat membuatmu tersenyum, karena hanya senyum yang dapat membuat hari-hari yang gelap menjadi cerah.

-Bermimpilah tentang apa yang ingin kamu impikan, pergilah ke tempat-tempat kamu ingin pergi, jadilah seperti yang kamu inginkan, karena kamu hanya memiliki satu kehidupan dan satu kesempatan untuk melakukan hal-hal yang ingin kamu lakukan.

-Ketika satu pintu kebahagiaan tertutup, pintu yang lain dibukakan. Tetapi acapkali kita terpaku terlalu lama pada pintu yang tertutup sehingga tidak melihat pintu lain yang dibukakan bagi kita.

-Sungguh benar bahwa kita tidak tahu apa yang kita milik sampai kita kehilangannya, tetapi sungguh benar pula bahwa kita tidak tahu apa yang belum pernah kita miliki sampai kita mendapatkannya.

-Awal dari cinta adalah membiarkan orang yang kita cinta menjadi dirinya sendiri, dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kita inginkan. Jika tidak, kita hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kita temukan di dalam dia.

-Orang-orang yang paling berbahagia tidak selalu memiliki hal-hal terbaik, mereka hanya berusaha menjadikan yang terbaik dari setiap hal yang hadir dalam hidupnya.

-Hanya diperlukan waktu semenit untuk menaksir seseorang, sejam untuk menyukai seseorang dan sehari untuk mencintai seseorang tetapi diperlukan waktu seumur hidup untuk melupakan seseorang.

-Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu dan mendapati pada akhirnya bahwa tidak demikian adanya dan kamu harus melepaskannya.

-Cinta datang kepada mereka yang masih berharap sekalipun pernah dikecewakan, kepada mereka yang masih percaya sekalipun pernah dikhianati, kepada mereka yang masih mencintai sekalipun pernah disakiti hatinya.

-Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, tetapi yang lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan tidak pernah memiliki keberanian untuk mengutarakan cintamu kepadanya.

-Ada hal-hal yang sangat ingin kamu dengar tetapi tidak akan pernah kamu dengar dari orang yang kamu harapkan untuk mengatakannya. Namun demikian janganlah menulikan telinga untuk mendengar dari orang yang mengatakannya dengan sepenuh hati.

-Jangan pernah mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba, jangan pernah menyerah jika kamu masih merasa sanggup jangan pernah mengatakan kamu tidak mencintainya lagi jika kamu masih tidak dapat melupakannya.